Genre Isekai dalam Light Novel Dikritik oleh Seorang Penulis karena Merusak Orisinalitas Cerita

Genre Isekai merusak orisinalitas cerita? Dalam industri penerbitan Jepang, novel ringan (light novel) telah menjadi bagian dari pasar yang sangat besar dan tidak terbendung. Tidak hanya diterbitkan oleh semua penerbit besar, momentum novel ringan semakin menguat dengan semakin banyaknya adaptasi ke media lain seperti manga dan anime.

Genre Isekai dalam Light Novel Dikritik oleh Seorang Penulis karena Merusak Orisinalitas Cerita

Usagi Nakamura, penulis franchise Gokudou-kun Manyuuki, diwawancarai oleh media RealSound untuk membahas tentang operasi industri penerbitan tersebut. Namun, yang menarik perhatian dari wawancara tersebut adalah komentarnya mengenai genre isekai.

Dalam pendapatnya, ia menyoroti fenomena banyaknya cerita yang mengangkat tema reinkarnasi dan isekai secara berlebihan. Menurutnya, kedua tema tersebut seringkali dipadukan dengan karakter penjahat yang menjadi populer dalam waktu singkat. Ironisnya, protagonis dalam cerita-cerita tersebut sering kali diberikan kemampuan yang tidak masuk akal dan dikelilingi oleh sekelompok gadis cantik yang membentuk sebuah harem.

Hasil Tanya Jawab Dengan Usagi Nakamura Terkait Genre Isekai

  • Industri novel ringan sedang mencapai puncaknya hari ini. Apa pendapat Anda tentang industri saat ini?
  • Saat ini saya tidak lagi terlibat dengan novel ringan, jadi komentar saya berasal dari sudut pandang konsumen. Saya percaya bahwa “Narou” (novel independen) adalah poin kunci dalam kesuksesan industri ini, tetapi juga peningkatan berlebihan dalam jumlah cerita bertema “reinkarnasi dan dunia lain (isekai)”.
  • Selain cerita isekai yang dipadukan dengan penjahat juga sedang naik daun.
  • Tiba-tiba, sang protagonis mendapatkan kemampuan yang mengesankan dan mendapatkan harem gadis-gadis cantik. Kisah-kisah semacam ini diproduksi secara massal, dan saya bertanya-tanya ke mana perginya orisinalitas hari ini. Apakah orang-orang ini tidak malu karena cerita mereka hampir sama dengan cerita orang lain? Ketika saya memulai debutnya di industri ini, saya ingin menulis sesuatu yang hanya dapat saya pikirkan, sesuatu yang berbeda dari apa yang ada saat itu. Saya pikir itu masalah harga diri, saya bangga mengetahui bahwa cerita saya benar-benar orisinal, tetapi saya pikir itu telah hilang hari ini.
  • Dari sudut pandangmu, Nakamura-sensei, apakah dunia light novel saat ini tampak seragam?
  • Itu sudah lama sekali, tetapi saya terpilih sebagai juri dalam kontes novel erotis yang ditujukan untuk pria, dan ketika saya membaca judulnya, menurut saya semuanya ditulis oleh orang yang sama. Saya pikir hal yang sama terjadi dengan novel ringan. Template cerita isekai begitu diulang sehingga berkali-kali sepertinya semuanya ditulis oleh orang yang sama, tetapi hanya karakter yang berubah.

Sumber: RealSound , Somoskudasai

Berita terkait:   Yuusha ga Shinda! Tanggal Rilis Sudah Ditetapkan