Liverpool Tak Dapat Lama-Lama Kecewa

  • by

Liverpool Tak Bisa Lama-Lama KecewaLiverpool tersingkir dari Piala FA usai dikalahkan Wolverhampton Wanderers. (Foto: Darren Staples/Reuters)
JakartaLiverpool kecewa tersingkir dari Piala FA usai kalah dari Wolverhampton Wanderers. Tapi ‘Si Merah’ tak punya banyak waktu untuk larut dalam kemuraman.

Liverpool kalah 1-2 ketika bertandang ke Molineux Stadium, Selasa (8/1/2019) dinihari WIB di babak ketiga Piala FA. Dibobol Raul Jimenez dan Ruben Neves, belum dewasa Merseyside hanya bisa mencetak satu gol lewat Divock Origi.

Hasil itu berarti Liverpool terdepak di berkelahi pertamanya, sekaligus kehilangan satu lagi kejuaraan untuk dimenangi. Sebelumnya, tim besutan Juergen Klopp itu sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris.

Kini tersisa Premier League dan Liga Champions untuk diperjuangkan Liverpool.

Xherdan Shaqiri menilai timnya cuma sedikit kurang beruntung sehingga kalah. Dia menyesalkan tendangan bebas yang cuma menghantam tiang dan gagal jadi gol.

Namun Shaqiri juga menyadari tak ada banyak waktu untuk disia-siakan dengan kekecewaan. Setelah dua kekalahan beruntun –sebelumnya Liverpool takluk dari Manchester City– kemenangan di berkelahi berikutnya terasa lebih mendesak.

Liverpool selanjutnya akan bertandang ke Brighton and Hove Albion, Sabtu (12/1) malam WIB.

“Tentu saja kami kecewa sesudah berkelahi ini, alasannya ialah kami kalah. Tapi aku pikir kami tak layak menerimanya alasannya ialah kami mencoba memainkan sepakbola kami,” kata Shaqiri di situs resmi.

“Kami sudah mencoba bangkit. Kami mencoba segalanya hingga final dan Anda tak bisa bilang perilaku para pemain tak tampak hingga menit terakhir. Kami sudah mencoba segalanya.”

“Terkadang Anda butuh keberuntungan dan tendangan bebas yang terkena tiang itu sangat tak beruntung. Saya sudah membayangkan bolanya masuk, tapi ibarat diketahui beliau tak pernah masuk ke gawang.”

Rekomendasi  4 Game Android Rekomendasi Buat Kamu Mainkan

“Kami semenjak awal ingin memenangi berkelahi ini untuk lolos, tapi Piala FA itu ibarat ini: Anda kalah, Anda tersingkir. Makara kami menutup pertandingan ini dan menantikan final pekan dan Premier League,” imbuhnya.


Sumber detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *